RUMPANG
Pagi tadi aku
masih menangis
Ada rasa yang tak kunjung mati
Ada seseorang di atasku
Menahan semua rasa malu
Sempat ku
berpikir masih bermimpi
Matahari dan bulan saksinya
Ada rasa yang tak mau hilang
Aku takut
sepi tapi yang lain tak berarti
Katanya
mimpiku kan terwujud
Mereka lupa tentang mimpi buruk
Tentang kata maaf, sayang aku harus pergi
Sudah ku ucap
semua pinta
Sebelum ku memejamkan mata
Tapi selalu saja kamu tetap harus pergi
Kulitmu yang memudar saksinya
Tetap rasaku tak pernah hilang
Aku takut
sepi tapi yang lain tak berarti
ooh...
Banyak yang
tak ku ahli
Begitu pula menyambutmu pergi
Banyak yang tak ku ahli
Begitu pula menyambutmu pergi
Banyak yang tak ku ahli
Begitu pula menyambutmu. tak kembali
Katanya, mimpiku, akan terwujud
Mereka, berbohong, mimpiku tetap semu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar