Nama : Rahel Zefanya Adelia P
Kelas : 4EA12
NPM : 15216978
REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Pengertian industri 4.0 adalah tren di dunia
industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber.
Tren ini telah mengubah banyak bidang kehidupan manusia, termasuk ekonomi dunia kerja, bahkan gaya hidup manusia
itu sendiri. Singkatnya, revolusi 4.0 menanamkan teknologi cerdas yang dapat
terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia.
Revolusi industri 4.0 akan membawa banyak
perubahan dengan segala konsekuensinya, industri akan semakin kompak dan
efisien. Namun ada pula risiko yang mungkin muncul, misalnya berkurangnya
Sumber Daya Manusia karena digantikan oleh mesin atau robot. Tenaga
manusia dan hewan digantikan oleh kemunculan mesin.
Beberapa pendapat menurut para ahli mengenai Revolusi
Industri 4.0, menurut menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, sebaliknya.
Revolusi industri 4.0 justru memberi kesempatan bagi Indonesia untuk
berinovasi. Revolusi yang fokus pada pengembangan ekonomi digital dinilai
menguntungkan bagi Indonesia. Pengembangan ekonomi digital adalah pasar
dan bakat, dan Indonesia memiliki keduanya. Ia tidak sependapat bahwa revolusi
industri 4.0 akan mengurangi tenaga kerja, sebaliknya malah meningkatkan
efisiensi. Sedangkan menurut
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang P.S. Brodjonegoro, mempunyai
pendapat yang sama dengan McKinsey & Co. Menurutnya, memasuki revolusi
industri 4.0 Indonesia akankehilangan 50juta peluang kerja.
Banyak nya perbedaan pendapat menurut para ahli
membuat saya berpikir kita harus menjalan kan Revolusi mental, mulai dari
mengubah mindset negatif dan
ketakutan terhadap industri 4.0 yang akan mengurangi lapangan pekerjaan atau
paradigma bahwa teknologi itu sulit. Kita harus berusaha meningkatkan
kemampuan belajar, dan keterampilan yang sesuai dengan era 4.0 sehingga kita
mempunyai daya saing yang lebih kuat.
Kesimpulannya revolusi industri 4.0 bukanlah
suatu kejadian yang menakutkan, justru peluang makin luas terbuka bagi anak
bangsa untuk berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar